
Sangat sedikit, boleh dibilang bisa dihitung dengan jari, di sepanjang karirnya (bersama tim senior) seorang pemain hanya bermain bersama satu klub. Misal, Ryan Giggs (Manchester United), Paolo Maldini (AC Milan), atau ‘rohnya’ Liverpool, Steven Gerrard.
Tampaknya, loyalitas atau komitmen ‘tak berujung’ seperti yang dilakukan ketiga pemain di atas tidak akan menular kepada bintang muda Arsenal asal Spanyol, Francesc “Cesc” Fabregas. Dalam arti, pemain yang di waktu mudanya sempat berguru di Barcelona itu, tidak menutup kemungkinan jika di satu hari nanti ia bakal meninggalkan Emirates Stadium. Hal itu terungkap dalam wawancara Fabregas dengan harian olahraga terkemuka di Spanyol, Marca.
Menurut pemain yang pada 4 Mei nanti bakal genap berusia 21 tahun ini, gelar atau trofi, baik kompetisi domestik maupun regional (Eropa), tetap menjadi prioritas atau target utamanya. Fabregas pun menegaskan, meskipun ia sangat mengagumi sosok Arsene Wenger, masa depannya dalam percaturan sepakbola tidak sepenuhnya tergantung kepada manajer berkebangsaan Prancis itu.
“Meskipun saya tetap menyadari betapa vitalnya peran Arsene Wenger terhadap perjalanan karir saya, masa depan saya tidak tergantung kepadanya. Saya harus akui saya memang mengagumi gaya atau style permainan yang diterapkannya. Saya pun menikmati peran yang ia embankan. Namun, tetap saja, keputusan tentang karir dan masa depan saya juga bakal tergantung dari sejumlah faktor lain. Misal, apakah tim (Arsenal) cukup kompetitif untuk meraih gelar,” tegas Fabregas.
Meski demikian, Fabregas tetap bersikukuh jika dalam waktu dekat ini, ia tidak punya pikiran sedikit pun untuk meninggalkan London. “Saat ini, tidak ada pikiran sedikit pun untuk meninggalkan Arsenal. Saya suka dengan gaya permainannya. Saya pun suka kota London. Plus, saya pun masih mendapat kepercayaan dari pelatih.”
Ketika disinggung tentang klub lain jika ia memang benar-benar berniat meninggalkan Emirates, Fabregas menunjuk tiga klub elite Eropa yang selama ini didambakannya. “Selain Arsenal, saya pun memimpikan bermain bersama (AC) Milan, Barcelona, dan Real Madrid.”
Gelandang yang telah memperkuat Timnas Spanyol dalam 23 pertandingan ini, secara halus menolak jika ia diminta bergabung ke Old Trafford, markasnya Manchester United, klub musuh bebuyutan Arsenal. “Tidak ada yang tidak mungkin dalam sepakbola. Sebab, kehidupan seorang pesepakbola profesional selalu diliputi kejutan. Tapi, saya harus katakan, saya berusaha mencegah situasi seperti itu terjadi,” tegasnya.
